Artikel Terkini
Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan

15 Agustus 2013

Wajah Adalah Cerminan Jiwa


Al-Quran al-Karim di dalam ayat-ayatnya yang mulia menetapkan bahwa jika seseorang tertimpa kesusahan dan kesedihan maka wajahnya akan menghitam. Dan hal itu sesuai dengan keterangan dari ayat berikut:

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِاْلأُنثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ {58}

”Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.” (QS. An-Nahl: 58)

Demikian juga ketika malu, berdasarkan keterangan ayat berikut:

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِمَاضَرَبَ لِلرَّحْمَنِ مَثَلاً ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ {17}

”Padahal apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa yang dijadikan sebagai misal bagi Allah Yang Maha Pemurah (maksudnya adalah diberi kabar gembira dengan anak perempuan); jadilah mukanya hitam pekat sedang dia amat menahan sedih.” (QS. Az-Zukhurf: 17)

Dan al-Qur’an membawakan fakta penting, yaitu bahwa wajah adalah cerminan dari kejiwaan seseorang, dan bahwasanya seseorang dapat mengetahui keadaan jiwa orang lain hanya dengan melihat wajahnya. Dan hal itu sesuai dengan keterangan ayat berikut ini:

… تَعْرِفُ فِي وُجُوهِ الَّذِينَ كَفَرُوا الْمُنكَرَ … {72}

”…Kamu mengetahui pada muka orang-orang yang kafir itu tanda-tanda keingkaran (kebencian-ketidaksukaan)....” (QS. Al-Hajj: 72)

Demikian juga berdasarkan keterangan ayat berikut:

… سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ … {29}

”… Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.....”
(QS. Al-Fath: 29)

25 Mei 2012

Apa itu "EMOSI"

 Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan kerika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu.
Kata "emosi" diturunkan dari kata bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir, 'kegembiraan' dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian eks-) 'luar' dan movere 'bergerak'. Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat berlalu daripada suasana hati. Sebagai contoh, bila seseorang bersikap kasar, manusia akan merasa marah. Perasaan intens kemarahan tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup cepat tetapi ketika sedang dalam suasana hati yang buruk, seseorang dapat merasa tidak enak untuk beberapa jam.

Apa itu "PSIKOPAT"



Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental.

Apa itu "PSIKOLOGI"



Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya.
Menurut asalnya katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa.

20 Mei 2012

Manajemen Amarah & Cara Mengatasinya.


Untuk mengetahui cara yang tepat mengontrol emosi, terlebih dulu ketahui gaya marah Anda.Saat tidak menyukai suatu hal, Anda pasti bereaksi. Reaksi ini merupakan ungkapan rasa marah, dan tiap orang bisa berbeda-beda.
Ada yang diam saja, meledak-ledak atau malah pergi dan menghindar.

Ekspresi marah yang berbeda ini, bukan hanya menandakan perbedaan tipe kepribadian saja. Tetapi juga "penanganan" yang berbeda-beda pula. Untuk mengetahui cara yang tepat mengontrol emosi atau "anger management",
Anda harus terlebih dulu mengetahui gaya marah Anda.

19 Mei 2012

Rahasia Membaca Karakter Dari Tanda Tangan.


Semua orang tahu bahwa apapun yang kita tulis menunjukkan karakter kita, tak terkecuali tanda tangan. Namun tidak semua orang tahu bagaimana membaca karakter dari bentuk tanda tangan.

Menyelami jiwa lewat tulisan tangan.





Tulisan tangan memiliki kaitan erat dengan kondisi jiwa kita. Bagaimana cara membacanya…?


Seorang ahli ilmu jiwa mengatakan bahwa tulisan adalah gambaran jiwa seseorang. Sehingga bagi orang yang ahli bagaimana situasi kepribadian seseorang bisa terbaca lewat tulisan tangannya. Namun tentunya bukan ditebak begitu saja secara sembarangan, karena untuk yang satu ini perlu menguasai ilmunya.

Namun sebelumnya perlu Anda catat bahwa yang namanya dunia ramal-meramal, tidak mungkin akan didapatkan kebenaran yang mencapai 100 persen. Demikian pula dalam meramal kepribadian seseorang lewat tulisan tangannya.

Walaupun tafsiran dari tulisan tangan itu tidak mencapai akurasi sampai 100 persen, namun toh sangat berguna sekali, terutama bagi mereka yang bergerak dalam bidang yang berurusan dengan personalia. Misalnya saja, ketika dibuka lowongan kerja baru, biasanya banyak berdatangan surat lamaran kerja yang masuk. Dan seorang manajer di sebuah perusahaan, atau siapapun ingin agar mempunyai bawahan atau teman kerja yang berkepribadian baik, oleh karenanya layak juga setiap surat lamaran kerja diprioritaskan dengan ditulis dengan bentuk tulisan tangan, yang ditulis sendiri oleh si pelamar yang bersangkutan. Lewat tulisannya ini, Anda bisa membaca kepribadian calon pekerja atau bawahan Anda.

Melihat Kepribadian Seseorang Dari Minuman Favoritnya.

Berikut ini adalah kelompok minuman dan juga kepribadian peminumnya:


Kopi.

Pagi-pagi emang enaknya minum kopi apalagi yang hangat. Nah, buat kamu yang suka kopi (mau tubruk atau cappucinno), kamu bisa dibilang berkepribadian pekerja keras dan prefeksionis. Demi harga diri, kamu pantang meminta bantuan pada orang lain saat mengerjakan sesuatu. Dibutuhkan usaha ekstra untuk menaklukkan mereka yang menyukai kopi karena mereka agak kaku. Perlahan tapi pasti, ajaklah mereka yang suka
kopi untuk lebih santai menikmati hidup.

Sifat & Kepribadian Anda berdasarkan Gambar.

Seorang psikolog mengembangkan bentuk-bentuk ini, yang telah diuji secara luas di dunia selama beberapa tahun. Warna warnanya telah mengalami perbaikan dan diuji lagi sampai didapatkan satu set bentuk yang terbaik. Bentuk-bentuk ini mewakili sembilan tipe kepribadian dasar. Pilih sebuah bentuk di bawah ini yang paling anda senangi lalu baca kepribadian anda di bawahnya. Ingat, pilihan anda harus jujur dan tidak boleh dimanipulasi karena hasil test tipe kepribadian ini hanya anda yang tahu.

Sifat dan Karakter Berdasarkan Warna Kesukaannya.





Ada pribahasa yang menyebutkan kalau warna mencerminkan kepribadian seseorang, mungkin saja karena jiwa seseorang terkadang bisa terlukiskan pada kesukaannya akan warna. Entah bagaimana ceritanya sampai kesukaan orang akan warna tertentu bisa menceritakan kepribadian dari orang tersebut. Karakteristik warna banyak dihubungkan dengan sifat-sifat tertentu, sehingga bisa jadi kepribadian seseorang tersugesti oleh karakter dan sifat yang diberikan kepada suatu warna.

Sifat Dasar Manusia dari Huruf Depan Namanya.

Mau tau sifat dasar manusia dari huruf depan namanya? berikut cara untuk mengetahuinya;



24 Desember 2011

Fungsi Hukum sebagai Rekayasa Sosial

Berbicara tentang fungsi hukum, maka yang menjadi pokok kajian adalah sejauhmana hukum dapat memberikan peranan  yang  positif dalam masyarakat, baik dalam arti terhadap  setiap individu, maupun dalam arti masyarakat secara keseluruhan. Hukum sebagai kaidah, atau hukum sebagai teori.
Dalam hubungan ini, banyak ahli yang telah mengemukakan pendapatnya, seperti Lawrence M. Friedman yang dikutip oleh Soleman B. Taneko (1992: 37) yang menyatakan bahwa "Fungsi Hukum itu meliputi :
1. Pengawasan/Pengendalian Sosial (Social Control).
2. Penyelesaian Sengketa (Dispute Settlement).
3. Rekayasa  Sosial (Social Engineering, Redistributive, atau Innovation)".
Disini nampak bahwa menurut ahli tersebut di atas, pada dasarnya hukum mempunyai tiga fungsi yang  harus diperankan dalam suatu masyarakat. Dalam hubungan ini, juga oleh Soerjono Soekanto (1992) mengemukakan fungsi hukum yang terdiri dari :
  1. Untuk memberikan pedoman kepada warga masyarakat, bagaimana mereka harus bertingkah laku atau bersikap  dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat yang terutama menyengkut kebutuhan-kebutuhan pokok. 
  2. Untuk menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan.
  3. Memberikan pegangan kepada masyarakat yang bersangkutan untuk mengadakan pengendalian sosial (Social Control)".
Jika kita menelaah kedua pendapat yang dikemukakan di atas mengenai fungsi hukum, maka pada dasarnya kedua pendapat tersebut adalah sama, kendatipun dalam formulasi yang berbeda.

Tiga Pendekatan dalam Memahami Agama

A. Pendekatan Teologis Normatif

Pendekatan teologis normatif dalam memahami agama, ialah upaya memahami agama dengan menggunakan kerangka ilmu ketuhanan yang bertolak dari suatu keyakinan bahwa wujud empirik dari suatu keagamaan dianggap sebagai yang paling benar bila dibandingkan dengan yang lainnya. Model pendekatan ini, oleh Muh. Natsir Mahmud, disebut sebagai pendekatan teologis-apologis. Sebab cenderung mengklaim diri sebagai yang paling benar, dan memandang yang berada di luar dirinya sebagai sesuatu yang salah, atau minimal keliru.

Menurut Amin Abdullah, teologi tidak bisa tidak, pasti mengacu pada agama tertentu. Loyalitas terhadap kelompok sendiri, komitmen dan dedikasi yang tinggi serta penggunaan bahasa yang bersifat subjektif, yakni bahasa sebagai pelaku, bukan sebagai pengamat adalah merupakan ciri yang melekat pada bentuk pemikiran teologis.

Dari pemikiran tersebut di atas, dapat diketahui bahwa pendekatan teologis normatif dalam pemahaman keagamaan adalah pendekatan yang menekankan pada bentuk forma atau simbol-simbol keagamaan yang masing-masing dari bentuk forma simbol-simbol keagamaan tersebut mengklaim dirinya sebagai yang paling benar, sedangkan yang lainnya salah. Aliran teologi yang satu begitu yakin dan fanatik bahwa pahamnyalah yang benar, sedangkan faham lainnya adalah salah, sehingga memandang bahwa paham orang lain itu keliru, sesat, kafir, murtad dan seterusnya. Demikian pula paham yang dituduh keliru, sesat dan kafir itupun menuduh kepada pihak lain sebagai yang sesat dan kafir. Dalam keadaan demikian, maka terjadilah proses saling mengkafirkan, salah menyalahkan dan seterusnya. Dengan demikian antara satu aliran dengan aliran yang lainnya tidak terbuka dialog atau saling menghargai. Yang ada hanyalah ketertutupan, sehingga yang terjadi adalah pemisahan dan pengkotak-kotakan.

Tipologi Pendekatan Penelitian Tafsir

Menurut Abdul Muin Salim, metode pendekatan adalah pola pikir (ittijah al-fikr) yang dipergunakan untuk membahas suatu masalah. Jadi metode pendekatan tafsir dapat diartikan sebagai suatu cara penafsiran yang dipergunkan oleh mufasir dalam menafsirkan ayat-ayat al-Quran berdasarkan disiplin ilmu yang dimiliki masing-masing mufasir.
Selanjutnya dari perbedaan sudut pandang seorang mufasir dalam menafsirkan ayat-ayat al-Quran sehingga melahirkan berbagai corak penafisran.

Analisis Masalah dalam Penelitian

Masalah yang telah dipilih sebaiknya dianalisis terlebih dahulu, agar hasil penelitian dapat dilakukan dengan baik, dari segi proses ataupun tujuannya. Analisis itu dapat dilihat dalam perspektif substansi, teori dan metode juga proses penelitian dan manfaat penelitian. Disamping itu, agar hasil penelitian benar-benar berarti dan bermakna (fungsional) sesuai dengan jenis dan tujuan penelitian itu sendiri.
Ada beberapa bentuk analisis yang perlu diperhatikan:


arsitekartikelblog directoryindonesian palm oilpalm oil investment

KOMENTAR MY DIARY BLOG

http://cam-chat.cbox.ws/